fbpx
angka kredit dosen

Tidak Wajib Publikasi di Jurnal Scopus, Berapa Jurnal Ilmiah yang Harus Dicapai Dosen untuk Angka Kredit?

Apakah Anda seorang dosen yang bertanya-tanya tentang berapa banyak jurnal ilmiah yang harus Anda capai untuk mendapatkan angka kredit tanpa wajib publikasi di jurnal Scopus? Artikel ini memberikan panduan lengkap tentang jumlah dan jenis publikasi yang diperlukan untuk meningkatkan angka kredit Anda dan mencapai jenjang karier akademik yang lebih tinggi.

Apa Itu Scopus dan Mengapa Penting?

Scopus adalah layanan indeksasi dan penyedia database jurnal terbesar di dunia penelitian akademis. Dikelola oleh Elsevier, Scopus mencakup jurnal ilmiah, prosiding konferensi, dan buku global serta regional. Dengan lebih dari 22.000 judul artikel jurnal dari lebih dari 5000 penerbit, Scopus memiliki reputasi internasional yang sangat baik. Namun, meskipun sangat bergengsi, publikasi di Scopus bukanlah satu-satunya cara untuk mendapatkan angka kredit sebagai dosen.

Peran Angka Kredit dalam Karier Akademik

Angka Kredit (AK) adalah nilai atau skor yang diberikan pada setiap publikasi ilmiah berdasarkan kriteria tertentu. Faktor yang mempengaruhi angka kredit termasuk tingkat keberdayaan jurnal, tingkat penerimaan, kualitas konten, dan lain-lain. Angka kredit ini penting dalam proses promosi jabatan akademik, pengajuan proposal penelitian, dan penilaian kinerja akademik serta penelitian secara keseluruhan. Ini bertujuan untuk mendorong dosen dan peneliti menghasilkan karya ilmiah berkualitas tinggi dan mendukung pengembangan riset di Indonesia.

Ketentuan Publikasi untuk Dosen

Berdasarkan Permenpanrb No 46 tahun 2013 Pasal 26 ayat (3) huruf b, seorang dosen yang ingin naik jabatan menjadi Lektor Kepala harus menerbitkan jurnal bereputasi internasional, meskipun tidak diwajibkan untuk terbit di jurnal Scopus. Berikut adalah ketentuan jurnal ilmiah yang harus ditulis dosen dalam masa 3 tahun:

1. Dosen dengan Jabatan Lektor Kepala

Dosen dengan jabatan Lektor Kepala diwajibkan menerbitkan minimal 3 karya ilmiah yang bereputasi nasional sebagai penulis utama, dan minimal 1 karya ilmiah yang terindeks dalam jurnal internasional baik sebagai penulis utama atau pendamping.

2. Profesor

Untuk profesor, setidaknya harus menerbitkan 3 jurnal ilmiah dalam jurnal internasional atau 1 karya ilmiah dalam jurnal bereputasi internasional sebagai penulis utama atau pendamping.

3. Lektor dan Asisten Ahli

Dosen dengan jabatan Lektor dan Asisten Ahli diwajibkan menulis minimal 1 karya ilmiah.

Baca Juga: Mendorong Kualitas Publikasi Ilmiah di Indonesia: Reputasi Dosen dan Perguruan Tinggi Saat Ini

Pentingnya Jurnal Nasional Terindeks

Selain Scopus, ada beberapa layanan indeksasi jurnal lainnya yang juga diakui. Publikasi dalam jurnal nasional yang terindeks dapat memberikan angka kredit yang signifikan. Misalnya, jurnal yang terindeks di Sinta, portal yang dikelola oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Indonesia, juga memberikan angka kredit yang tinggi dan diakui dalam proses promosi dan penilaian kinerja akademik.

Pengembangan Riset di Indonesia

Penulisan jurnal ilmiah bagi dosen tidak hanya membantu dalam mendapatkan angka kredit, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan riset di Indonesia. Dengan semakin banyak jurnal nasional yang terindeks Scopus dan layanan indeksasi lainnya, kesempatan untuk publikasi ilmiah berkualitas tinggi semakin terbuka. Beberapa kampus yang terkemuka dalam penelitian terindeks jurnal Scopus antara lain Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan banyak lagi.

Kesimpulan

Tidak wajib publikasi di jurnal Scopus tidak berarti mengurangi peluang untuk mendapatkan angka kredit yang tinggi. Dengan mematuhi ketentuan yang ada dan memilih jurnal nasional bereputasi, dosen dapat terus meningkatkan karier akademik mereka dan berkontribusi pada pengembangan riset di Indonesia.

FAQ

Berapa jurnal ilmiah yang harus ditulis oleh dosen dengan jabatan Lektor Kepala?

Dosen Lektor Kepala harus menerbitkan minimal 3 karya ilmiah bereputasi nasional sebagai penulis utama, dan 1 karya ilmiah terindeks internasional.

Apakah wajib publikasi di jurnal Scopus untuk mendapatkan angka kredit?

Tidak wajib. Publikasi di jurnal nasional yang terindeks juga diakui dan memberikan angka kredit.

Apa itu angka kredit (AK)?

Angka kredit adalah nilai yang diberikan pada publikasi ilmiah berdasarkan kriteria seperti keberdayaan jurnal, kualitas konten, dan penerimaan jurnal.

Bagaimana cara meningkatkan angka kredit sebagai dosen?

Dengan menerbitkan karya ilmiah di jurnal bereputasi, baik nasional maupun internasional, dan mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Apa peran Scopus dalam penelitian akademis?

Scopus adalah layanan indeksasi dan penyedia database jurnal terbesar, yang memberikan pengakuan internasional dan kredibilitas tinggi pada publikasi ilmiah.

Mengapa jurnal nasional juga penting untuk publikasi ilmiah?

Jurnal nasional yang terindeks dapat memberikan angka kredit yang signifikan dan diakui dalam proses promosi dan penilaian kinerja akademik.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top